4 Zaman "Jababiro" - Bermaksud zaman kepimpinan yang zalim. Apabila runtuhnya kerajaan Islam Bani Uthmaniyyah maka lahirlah kepimpinan dunia secara paksaan seperti penjajahan ke atas negara-negara di dunia oleh Pertugis, Belanda, Inggeris, Amerika Syarikat, Jerman, Sepanyol, Perancis dan Jepun secara paksaan ketenteraan.
TAKENGON- Munculnya beragam musibah besar di akhir zaman tidak terlepas dari perbuatan manusia yang dinilai telah menyimpang dari ajaran agama. Ragam
KONDISIUMMAT ISLAM DI AKHIR ZAMAN *📌 Hadits 1 Dari Abu Hurairah Radhiallahu 'Anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda: «سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَن
Vay Tiền Nhanh. لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِؕ وَاِنۡ تُبۡدُوۡا مَا فِىۡۤ اَنۡفُسِكُمۡ اَوۡ تُخۡفُوۡهُ يُحَاسِبۡكُمۡ بِهِ اللّٰهُؕ فَيَـغۡفِرُ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنۡ يَّشَآءُ ؕ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌMilik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya tentang perbuatan itu bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.QS. Al-Baqarah Ayat 284
Saudaraku Yang Mulia, Dari Tsauban ra bahawa Rasulullah ﷺ bersabda;“Sesungguhnya yang paling aku takuti dari umatku adalah para pemimpin yang sesat. Jika meletakkan pedang pada umatku, ia tidak akan mengangkatnya sampai hari kiamat.” [HR Abu daud dan Ibnu Majah] Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Qudamah Al Jumahi dari Ishaq bin Abu Furat dari Al Maqburi dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda;“Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia, pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidlah turut bicara.” Lalu beliau ditanya, “Apakah Ruwaibidlah itu?” beliau menjawab “Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan perkara umum.” [Sunan Ibnu Majah] Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra bahwa Rasulullah ﷺ bersabda;“Bagaimana denganmu jika kamu berada di tengah kekacauan, janji-janji dan amanat mereka abaikan, kemudian mereka berselisih seperti ini ?” Lalu, beliau menyilangkan antara jari jari. Abdullah bin Amr bertanya,“ Lalu , dengan apa engkau menyuruhku?” Beliau menjawab; “Jagalah rumah, keluargamu, lidahmu, dan lakukanlah apa yang kamu tahu dan tinggalkan yang mungkar, serta berhati hatilah dengan urusanmu sendiri, lalu tinggalkanlah perkara yang umum “ [HR Abu Daud dan Nasa’i] Dari Hudzaifah bin al Yaman ra bertanya, “ Wahai Rasulullah, apakah setelah kebaikan akan datang kejahatan?” Beliau menjawab; “ Ya, banyak penyeru yang mengajak ke pintu jahanam, maka, barangsiapa yang mengijabahnya mengikutinya, mereka akan dilemparkan ke dalamnya.” Aku bertanya; ”Sifatkanlah mereka itu kepada kita.” Beliau SAW berkata; “Mereka dari golongan kita dan berbicara dengan bahasa kita,” Aku berkata; “Lalu, kau suruh apa ketika aku melihatnya?” Rasulullah ﷺ menjawab; “Lazimilah berpeganglah pada jamaah muslimun dan imam mereka.” Aku berkata; “ Jika tidak ada jamaah dan Imam?” Rasulullah ﷺ menjawab; “Jauhilah semua kelompok itu meskipun akar pohon melilitmu hingga maut menjemputmu, dan engkau tetap seperti itu.” [HR Muslim] Dari Abu Dzar ra, bahawa Rasulullah ﷺ bersabda; “Wahai Abu Dzar, bagaimana kamu jika berada dalam kekacauan?” Lalu beliau SAW menyilangkan jari jarinya. Abu Dzar berkata; “Apa yang akan engkau perintahkan kepadaku, ya Rasulullah?” beliau menjawab; “Bersabarlah ! bersabarlah ! manusia akan berpura pura dengan akhlak dan perbuatan mereka.” [HR Hakim dan Baihaqi] Terdapat banyak hadith-hadith yang memperingatkan umat Islam tentang munculnya pemimpin-pemimpin dan gerakan-gerakan yang menyesatkan umat Islam. Menjadi kewajipan kita untuk meneliti ciri-ciri pemimpin dan gerakan yang dibawanya supaya kita tidak terjebak didalam gerakan tersebut hingga merosakan amalan kita. Para Pemimpin Sesat Dari Aus yang berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda; “Aku tidak takut ujian yang akan menimpa pada umatku, kecuali ujian para pemimpin sesat.” [HR. Ibnu Hibban] Sufyan as-Tsauri menggambarkan mereka dengan mengatakan; “Tidaklah kalian menjumpai para pemimpin sesat, kecuali kalian mengingkari mereka dengan hati, agar amal kalian tidak sia-sia.” Para Pemimpin Bodoh Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah ﷺ berkata kepada Ka’ab bin Ajzah; “Aku memohon perlindungan untukmu kepada Allah dari kepemimpinan orang-orang bodoh.” [HR. Ahmad] Dalam hadits riwayat Ahmad dikatakan bahwa pemimpin bodoh adalah pemimpin yang tidak mengikuti petunjuk dan sunnah Rasulullah ﷺ . Yakni pemimpin yang tidak menerapkan syariah Islam. Para Pemimpin Menolak Kebenaran Malah Menyeru Kemungkaran Dari Ubadah bin Shamit berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda; “Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang memerintah kalian dengan hukum yang tidak kalian ketahui imani. Sebaliknya, mereka melakukan apa yang kalian ingkari. Sehingga terhadap mereka ini tidak ada kewajiban bagi kalian untuk menaatinya.” [HR. Ibnu Abi Syaibah] Para Penguasa Yang Memerintah Dengan Mengancam Kehidupan dan Mata Pencarian Dari Abu Hisyam as-Silmi berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda; “Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang mengancam kehidupan kalian. Mereka berbicara berjanji kepada kalian, kemudian mereka mengingkari janjinya. Mereka melakukan pekerjaan, lalu pekerjaan mereka itu sangat buruk. Mereka tidak senang dengan kalian hingga kalian menilai baik memuji keburukan mereka, dan kalian membenarkan kebohongan mereka, serta kalian memberi pada mereka hak yang mereka senangi.” [HR. Thabrani] Para Pemimpin Yang Mengangkat Pembantu Orang-Orang Jahat, Dan Mengakhirkan Solat Mengabaikan Syariah Dari Abu Hurairah ra yang berkata bahawa Rasulullah ﷺ bersabda; “Akan ada di akhir zaman para penguasa sewenang-wenang, para pembantu pejabat pemerintah fasik, para hakim pengkhianat, dan para ahli hukum Islam fuqaha’ pendusta. Sehingga, siapa saja di antara kalian yang mendapati zaman itu, maka sungguh kalian jangan menjadi pemungut cukai, pegawai kanan, dan polis.” [HR. Thabrani] Ada riwayat lain seperti hadith di atas dengan matan yang sedikit berbeza iaitu daripada Abu Sa’id dan Abu Hurairah mereka berdua berkata, Rasulullah ﷺ bersabda; “Akan datang atas kalian pemerintah yang rapat dengan seburuk-buruk manusia dan melewat-lewatkan solat sehingga terkeluar daripada waktunya. Maka barangsiapa antara kalian yang menemui keadaan ini janganlah menjadi pegawai kanan, jangan polis, jangan pemungut cukai dan jangan pula menjadi bendahari.” [Ibn Hibban dalam Sahih-nya 4586] Para Pemimpin Diktator Kejam Rasulullah ﷺ bersabda; “Sesungguhnya seburuk-buruknya para penguasa adalah penguasa al-huthamah diktator.” [HR. Al-Bazzar] Pemimpin al-huthamah diktator adalah pemimpin yang menggunakan politik tangan besi terhadap rakyatnya. Dari Abu Layla al-Asy’ari bahwa Rasulullah ﷺ bersabda; “Dan berikutnya adalah para pemimpin jika mereka diminta untuk mengasihani rakyat, mereka tidak mengasihani; jika mereka diminta untuk menunaikan hak rakyat, mereka tidak memberikannya; dan jika mereka disuruh berlaku baik adil, mereka menolak. Mereka akan membuat hidup kalian dalam ketakutan; dan memecah-belah tokoh-tokoh kalian. Sehingga mereka tidak membebani kalian dengan suatu beban, kecuali mereka membebani kalian dengan paksa, baik kalian suka atau tidak. Serendah-rendahnya hak kalian, adalah kalian tidak mengambil pemberian mereka, dan tidak kalian tidak menghadiri pertemuan mereka.” [HR. Thabrani] Para Penguasa Zindik Iman Yang Berpura-pura Dari Ma’qil bin Yasar bahwa Rasulullah ﷺ bersabda; “Dua golongan umatku yang keduanya tidak akan pernah mendapatkan syafa’atku iaitu pemimpin yang bertindak zalim, dan orang yang berlebihan dalam beragama hingga sesat dari agama.” [HR. Thabrani] “Akan datang kepada masyarakat tahun-tahun yang penuh penipuan. Pada tahun-tahun itu pembohong dipandang benar, yang benar dianggap bohong; pada tahun-tahun tersebut pengkhianat diberi amanat, sedangkan orang yang amanah dianggap pengkhianat. Pada saat itu yang berbicara adalah ruwaibidhah.” Lalu ada sahabat bertanya; “Apakah ruwaibidhah itu?” Rasulullah menjawab; “Orang bodoh yang berbicara/mengurusi urusan umum/publik.” [HR Ahmad, Ibnu Majah, Abu Ya’la dan al-Bazzar] Allahumma Ya Rahman Ya Rahim,Jadikanlah Al-Quran itu penyuluh hati kami, tunjukkan jalan yang benar untuk kami ikuti, jelaskan perkara yang bathil agar kami jauhi, corakkan akhlak kami dengan sifat-sifat mahmudah dan lindungilah kami dari sifat-sifat mazmumah, sesungguhnya Engkau Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji pujian hanya untukMu Ya Allah Ya Rabbal Alamin.
sumber ; indonesiabertauhid Pemimpin Dzolim, Baik buruknya masyarakat ditentukan oleh para pemimpinnya. Jika pemimpinnya baik, maka masyarakat pun akan menjadi baik. Namun, bila pemimpinnya rusak, maka masyarakat pun akan rusak. Rasulullah ﷺ sudah memberi peringatan, bahwa di antara tanda-tanda Kiamat adalah diserahkannya tampuk kepemimpinan kepada orang-orang bodoh, yang tidak mau mengambil petunjuk dari al-Qur’an dan Sunnah, serta tidak mau menerima nasihat. Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada Ka’ab ibn Ajrah, “Semoga Allah melindunginya dari kepemimpinan orang bodoh, wahai Ka’ab.” . . Ka’ab lantas bertanya, “Apakah yang dimaksud kepemimpinan orang-orang bodoh, wahai Rasulullah?” Nabi menjawab, “Sepeninggalku nanti, akan muncul para pemimpin yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak pula mengambil sunnah-sunnahku” . . “Barangsiapa membenarkan kedustaan mereka serta mendukung kezaliman mereka, maka mereka itu bukan termasuk golonganku dan aku pun bukan bagian dari mereka” . . “Mereka tidak akan dapat mendekati telagaku. Barangsiapa tidak membenarkan kedustaan mereka dan tidak mendukung kezaliman mereka, maka mereka termasuk golonganku dan aku pun merupakan bagian dari mereka, dan mereka akan mendapatkan bagian dari telagaku.“ HR. Ahmad & Al Bazzar Yang dimaksud dengan orang-orang bodoh di sini adalah orang yang kemampuan berpikirnya lemah, dan tak bisa memimpin. Jangankan mengatur orang lain, mengatur dirinya sendiri saja ia tak bisa. Apabila para penguasa, pemimpin, dan pejabat publik seperti ini, maka masyarakatpun akan rusak. Pembohong dianggap benar, orang jujur dianggap pendusta, pengkhianat dipercaya, orang yang bisa dipercaya malah dianggap pengkhianat, orang bodoh akan berbicara, dan orang pintar diam saja. Asy-Sya’bi berkata, “Hari Kiamat belum akan terjadi sampai ilmu dianggap kebodohan dan kebodohan dianggap sebagai ilmu” Semua ini adalah kenyataan yang akan terjadi pada Akhir Zaman. Abdullah ibn Amr meriwayatkan, bahwa Nabi ﷺ bersabda, “Tanda-tanda Hari Kiamat adalah disingkirkannya orang-orang baik dan diangkatnya orang-orang jahat“ HR. Hakim dalam al-Mustadrak.
pemimpin zalim akhir zaman